ProDaily, JAKARTA – PT Modernland Realty Tbk. (MDLN) menyelenggarakan Paparan Publik Tahunan atau Public Expose tahun 2025 di Modern Golf and Country Club, Tangerang, Jumat (12/12). Event tersebut dihadiri jajaran direksi, komisaris, manajemen perseroan, para pemegang saham, investor, dan publik.
Direktur Utama PT Modernland Realty Tbk, William Honoris, menegaskan sebagai perusahaan publik pihaknya berkewajiban untuk melaksanakan public expose setiap tahun guna memastikan keterbukaan informasi bagi para pemangku kepentingan. Di kesempatan ini, perseroan menyampaikan capaian kinerja hingga September 2025, dan rencana perusahaan ke depan.
“Perekonomian Indonesia sepanjang 2025 mencatatkan ketahanan yang kuat, meski pun menghadapi ketidakpastian global. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi nasional triwulan III-2025 sebesar 5,04% (year on year), ditopang oleh permintaan domestik, kenaikan investasi, dan konsumsi masyarakat yang stabil,” ungkap William Honoris.
Dikatakan, pemerintah juga terus mendorong sektor properti melalui berbagai kebijakan termasuk perpanjangan insentif PPN DTP untuk rumah hingga Rp5 miliar dan pembentukan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Berbagai kebijakan itu diharapkan menjadi katalis positif bagi industri properti nasional.
Komisaris Utama PT Modernland Realty Tbk, Dharma Mitra, menegaskan komitmen perseroan dalam memperkuat penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai bagian dari prinsip keberlanjutan. Perseroan telah membentuk Departemen HSE untuk memastikan keselamatan dan kesehatan kerja serta pengelolaan lingkungan berjalan sesuai ketentuan.
Selain itu, emiten properti tersebut juga telah meresmikan Yayasan Modernland Bhakti Nusantara yang berfokus pada kontribusi sosial di bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.
Dari sisi tata kelola, Modernland Realty melaksanakan Corporate Governance Assessment bekerja sama dengan pihak independen, serta memperkuat kolaborasi dengan konsultan global yang mengacu pada standar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan IFC Performance Standards.
“Kami tengah memfinalisasi blueprint dan roadmap ESG sebagai panduan implementasi jangka pendek, menengah, dan Panjang,” jelas Dharma Mitra.
Segmen Industri Penopang
Direktur PT Modernland Realty Tbk, Fetrizal Bobby Heryunda, menyampaikan bahwa hingga kuartal III-2025 perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp703,43 miliar, atau turun 1,24% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba usaha meningkat signifikan menjadi Rp731,61 miliar, atau naik 834,13% dibandingkan laba usaha kuartal III-2024 sebesar Rp78,32 miliar. “Terutama didorong oleh pertumbuhan pada segmen kawasan industri” ungkapnya.
Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp444,60 miliar, meningkat 367,87% dari rugi bersih Rp165,98 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Direktur PT Modernland Realty Tbk, Pascall Wilson melaporkan hingga kuartal III-2025 kawasan industri ModernCikande mencatatkan net sales sebesar Rp575 miliar, meningkat 629% dibandingkan Rp78,93 miliar di periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan terutama berasal dari permintaan sektor machinery & equipment (38%), textile & garment (21%), dan pharmaceutical (17%), dengan mayoritas tenant berasal dari Tiongkok.
“Saat ini, ModernCikande memiliki lebih dari 300 tenant aktif dari berbagai sektor industri,” ujar Pascall Wilson.
Sementara itu, sektor food processing mendominasi penggunaan lahan dengan porsi lebih dari 300 hektar (35%), disusul sektor chemical (13%) dan steel processing (10%).
Saat ini, perseroan sedang mengembangkan Phase 7 seluas 840 hektar dengan konsep smart-eco industrial park, dan akan melanjutkan ke Phase 8 seluas 1.000 hektar yang berfokus pada industri berteknologi tinggi, industri halal, serta pusat logistik berskala regional.
Realisasi Marketing Sales
Direktur PT Modernland Realty Tbk, Sami Veikko Tapio Miettinen, memaparkan hingga kuartal III-2025 perusahaan mencatatkan marketing sales sebesar Rp1,32 triliun, atau setara 71% dari target non-bulk sales. Segmen residensial dan komersial membukukan Rp610 miliar, turun 6% dari Rp648 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kendati demikian, marketing sales kuartal III menunjukkan akselerasi kuat sebesar 93%. Kontribusi terbesar berasal dari Jakarta Garden City, diikuti oleh Kota Modern dan Modernland Cilejit,” sebutnya.
Selain segmen kawasan industri, segmen hospitality mencatatkan kontribusi Rp131 miliar, meningkat 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga terus memperkuat pengalaman pelanggan melalui pengembangan fasilitas night golf di Modern Golf and Country Club.
Pada 2025, Modernland Realty meluncurkan dua produk unggulan, yaitu Tipe Alder di Waterfront Residence, Kota Modern, serta Cluster Florence Village di Jakarta Garden City. Keduanya diproyeksikan memperkuat portofolio produk perseroan pada segmen hunian menengah–premium.
Ke depan, perseroan akan terus menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar serta menerapkan prinsip keberlanjutan dalam setiap pengembangan. (aps)

