ProDaily, TANGERANG – Dewan Pengurus Daerah Realestat Indonesia (DPD REI) Banten membentuk dan meresmikan Komisariat REI Kabupaten Tangerang sebagai upaya untuk terus meningkatkan pelayanan organisasi, sekaligus mendorong peningkatan jumlah anggota REI di kabupaten tersebut.
Ketua DPD REI Banten, Roni H. Adali mengatakan pembentukan Komisariat REI Kabupaten Tangerang cukup strategis, mengingat daerah ini merupakan daerah penyangga Jakarta dengan pembangunan properti yang sangat masif. Selain itu, anggota REI Banten di kabupaten tersebut merupakan salah satu yang terbesar mencapai 74 perusahaan atau sekitar 30% dari total anggota REI Banten sebanyak 250 perusahaan.
“Anggota kami di Kabupaten Tangerang ini merupakan salah satu yang terbesar, setelah Kota Serang dan Kabupaten Serang. Lokasinya yang dekat Jakarta juga membawa tantangan tersendiri, sehingga kehadiran komisariat ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pelayanan bagi anggota di sini,” ungkap Roni Adali saat pembentukan dan peresmian kantor Komisariat REI Kabupaten Tangerang, Rabu (26/8).
Dia menjelaskan, Komisariat REI Tangerang adalah komisariat pertama yang dibentuk selama keberadaan DPD REI Banten sejak 25 tahun lalu. Komisariat berfungsi sebagai kepanjangan tangan bagi DPD REI Banten, Roni menegaskan, komisariat bukan hanya sekadar kantor administrasi, tetapi harus pula mampu menjadi tempat untuk menampung aspirasi dan membangun sinergi.
“Yang terpenting lagi, sebagai kepanjangan tangan, maka visi dan misi komisariat haruslah selaras dan sejalan dengan DPD REI dan juga DPP REI,” ujarnya.
Lebih lanjut diungkapkan, Komisariat Tangerang diberikan target untuk mendorong peningkatan jumlah anggota REI di Kabupaten Tangerang. Roni mengatakan saat pertama kali dirinya memimpin, jumlah anggota REI Banten sekitar 46 perusahaan. Namun di tahun 2026, jumlahnya meningkat signifikan menjadi 250 perusahaan. Dia berharap dengan kehadiran kantor komisariat yang lebih dekat dengan pengembang di daerah tersebut, jumlah anggota REI Banten di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya akan terus bertambah.
Menurutnya, organisasi harus adaptif dan terus mempunyai inisiatif untuk berkembang lebih maju. Terbentuknya Komisariat REI Tangerang misalnya, menjadi sejarah dan pengalaman baru bagi DPD REI Banten karena komisariat ini adalah yang pertama. Roni mengaku dirinya banyak belajar ke DPD-DPD lain yang sudah lebih dulu memiliki komisariat, di mana keberadaan komisariat cukup efektif untuk meningkatkan pelayanan bagi anggota dan lebih fokus dalam mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di daerah tersebut.
“Apalagi di Kabupaten Tangerang ini sering ada laporan permasalahan yang luar biasa, terutama masalah lahan baku sawah (LBS),” sebutnya.
Roni mengungkapkan saat ini LBS di Provinsi Banten baru mencapai 84,8% atau masih di bawah dari yang ditetapkan pemerintah sebesar 87%. Hal itu terjadi karena mayoritas wilayah di Banten merupakan kawasan perkotaan yang sudah berkembang pesat, sehingga minim keberadaan lahan sawah.
“Kami terus melakukan pembahasan mengenai capaian LBS di Banten yang masih di bawah ketentuan pemerintah pusat ini. REI Banten telah bertemu dengan Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR/BPN dan nanti dengan Gubernur Banten untuk membahas kondisi ini, karena khawatir penyelesaiannya menjadi semakin berlarut-larut,” ungkap Roni.
Ketua Komisariat REI Kabupaten Tangerang, Boy Hendra mengatakan peresmian komisariat ini bukan hanya tentang pembukaan kantor baru, tetapi menjadi komitmen hadirnya REI semakin dekat dengan para anggota, semakin aktif dalam komunikasi, semakin kuat dalam memperjuangkan kepentingan pengembang di Kabupaten Tangerang,” ujar Boy yang didampingi Prianto Indra dan Andhika, masing-masing sebagai sekretaris dan bendahara.
Dikatakan, Kabupaten Tangerang adalah salah satu wilayah yang memiliki potensi besar dalam pembangunan perumahan dengan pertumbuhan penduduk yang cukup tinggi. Itulah mengapa kebutuhan rumah bagi masyarakat terus meningkat.
Namun di sisi lain, pengembang juga menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari soal perizinan, pertanahan, pembiayaan, regulasi, infrastruktur, hingga kebijakan pemerintah yang membutuh komunikasi dan sinergi yang baik.
“Kantor komisariat ini akan menjadi rumah bersama bagi semua anggota REI Banten di Kabupaten Tangerang,” sebutnya.
Jembatan Organisasi
Dewan Pengurus Pusat (DPP) REI menyampaikan selamat dan apresiasi kepada DPD REI Banten yang berinisiatif untuk membentuk komisariat baru untuk meningkatkan pelayanan anggota di Kabupaten Tangerang dan sekitarnya.
Sekretaris Jenderal DPP REI, Raymond Ardan Arfandy menegaskan komisariat merupakan “jembatan” antar anggota, DPD dan DPP. Kehadiran Komisariat REI Kabupaten Tangerang diharapkan semakin memperkuat kinerja, pelayanan dan soliditas pengembang anggota REI Banten.
Dia mengaku senang bisa sering hadir di acara REI Banten, karena menilai DPD REI Banten merupakan salah satu DPD REI terbaik saat ini dalam hal komitmen pelayanan kepada anggota, pengelola organisasi hingga program-program yang semuanya berjalan baik.
“Tahun 2026 ini saja, mungkin saya sudah kemari lebih dari empat kali. REI Banten ini memiliki kekuatan besar, tidak hanya dari sisi aktivitas pembangunan propertinya, tetapi juga dukungan dari para senior dan mantan ketua-ketuanya yang kompak,” ujar Raymond. (aps)

