ProDaily, JAKARTA – Rumah123 bersama Indonesia Property Watch (IPW) resmi menggelar kali ketiga The People’s Choice 2026, ajang apresiasi bagi merek-merek yang berhasil mengamankan kepercayaan publik di industri properti nasional. Sebanyak 55 penghargaan diserahkan di acara puncak pada hari Senin, 10 Agustus 2025 di Raffles Hotel kepada pengembang, proyek hunian, hingga penyedia material bangunan.
Tahun ini, sebanyak 111.000 konsumen ikut berkontribusi memberikan 427.000 suara untuk menentukan proyek properti hingga bahan bangunan. Angka partisipasi ini menandai pergeseran yang jarang terlihat di industri properti nasional. Penilaian atas kualitas dan kepercayaan tidak lagi datang dari sesama pelaku industri, melainkan dari orang-orang yang benar-benar mencari, membandingkan, dan membeli rumah. Rata-rata setiap konsumen memberikan penilaian pada tiga hingga empat kategori berbeda indikasi bahwa mereka menilai secara sadar, bukan sekadar memilih nama yang paling dikenal.
Penghargaan The People’s Choice 2026 terbagi dalam delapan kategori utama: Best Choice Housing Project, Best Choice Home Design, Best Choice Subsidized Housing Project, Best Choice Home Appliances, Best Choice Building Materials, Best Choice Luxury Building Materials, Best Choice Brand SPKLU, dan Company of The Year. Selain itu, ajang tahun ini juga menghadirkan Special Recognition Awards sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian dan kontribusi khusus di luar kategori utama, salah satunya Indonesia Property Record dan Special Award.
Di jajaran penghargaan tertinggi, Ciputra Group meraih gelar Developer of The Year dan Grand Wisata dinobatkan sebagai Project of The Year. Di sektor perbankan digital, balé by BTN mengamankan predikat Best Digital Mortgage Super Apps, mendampingi puluhan pengembang regional dan penyedia industri pendukung dari seluruh Indonesia.
Membuka malam penganugerahan, CEO 99 Group, Darius Cheung, menyoroti perubahan siapa yang kini memegang otoritas penilaian.
“The People’s Choice 2026 bukan sekadar penganugerahan, melainkan penegasan atas standar baru pasar properti Indonesia. Kami di 99 Group dan Rumah123 mengapresiasi para pemenang yang konsisten membuktikan kualitasnya. Pencapaian ini kami harapkan memicu iklim industri yang semakin kompetitif, adaptif, dan berfokus pada nilai nyata bagi masyarakat,” ujar Darius.
Sementara itu, Chief Executive Officer Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda, menggarisbawahi adanya pergeseran perilaku konsumen Indonesia yang semakin kritis dan edukatif.
“Konsumen hari ini tidak lagi terbujuk popularitas atau promosi masif. Mereka memperhitungkan rekam jejak, kualitas eksekusi, sampai nilai investasi jangka panjang. Hasil The People’s Choice 2026 memetakan dengan jelas brand mana yang benar-benar mampu memenuhi ekspektasi pasar yang kian matang ini,” jelas Ali.
Rangkaian acara dibuka dengan sesi Press Conference dan Exclusive Business Networking yang mempertemukan para pemangku kepentingan industri. Diskusi panel yang dipandu oleh Ali Tranghanda bersama perwakilan KENCANA Ahlinya Baja Ringan, Dekkson, dan PT Pertamina Patra Niaga menyoroti bahwa keputusan membeli rumah kini ditentukan oleh kualitas material bangunan, teknologi hardware, sekaligus kelengkapan fasilitas di sekitar kawasan.
PT Pertamina Patra Niaga menempatkan SPBU sebagai bagian dari kebutuhan harian penghuni sekaligus nilai tambah yang dapat dimanfaatkan pengembang untuk memperkuat proposisi sebuah kawasan hunian.
Senior Commercial Advisor Rumah123, Maria Herawati Manik, menambahkan bahwa skala partisipasi masyarakat ini berangkat dari basis pencari properti yang setiap bulan memulai perjalanan kepemilikan rumahnya di Rumah123 dan membuktikan konsumen saat ini mengambil peran sentral dalam memvalidasi brand yang mereka percaya.
Dikatakan, setiap bulan ada jutaan orang yang membuka Rumah123 untuk mencari rumah, menghitung kemampuan KPR hingga mengajukan KPR. Tembusnya angka 427 ribu suara merupakan sinyal kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin proaktif mengawal brand yang menemani perjalanan kepemilikan dan penghunian rumah mereka.
“Seluruh data voting yang masuk telah melalui tahapan audit dan verifikasi berlapis, memastikan bahwa setiap penghargaan yang diberikan murni merepresentasikan preferensi objektif dari konsumen nyata di lapangan,” tegas Maria.
Peran Strategis
Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, drh. Pujo Setio, M.Si. dalam sambutannya mengatakan sektor properti memiliki peran strategis dalam memperkuat resiliensi ekonomi nasional karena memiliki keterkaitan dengan sekitar 183 subsektor industri pendukung.
“Sektor properti memiliki efek berganda yang sangat luas terhadap perekonomian. Ekosistemnya melibatkan sekitar 183 subsektor, mulai dari industri semen, baja, keramik, kaca, hingga perbankan lewat pembiayaan KPR. Karena itu, penguatan sektor properti juga berarti memperkuat aktivitas ekonomi dan rantai pasok domestik,” ujar Pujo.
Besarnya dampak tersebut tercermin dari kontribusi sektor real estat dan konstruksi yang secara akumulatif mencapai sekitar 9%-14% PDB nasional serta kemampuannya menyerap jutaan tenaga kerja.
Untuk menjaga daya beli dan mendorong permintaan, pemerintah juga telah menyiapkan berbagai instrumen kebijakan, antara lain insentif PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), LTV kredit properti hingga 100%, serta program FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan LTV hingga 100% untuk kredit/pembiayaan properti juga telah diperpanjang hingga 31 Desember 2026.
Menurut Pujo, penguatan sektor properti selanjutnya perlu diarahkan pada peningkatan penggunaan produk dalam negeri dan optimalisasi rantai pasok domestik, sekaligus mendorong integrasi infrastruktur energi baru dalam pengembangan kawasan hunian modern. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem properti yang semakin produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Pujo mengapresiasi The People’s Choice 2026 by Golden Property Awards yang diprakarsai oleh Rumah123 dan Indonesia Property Watch (IPW).
Malam puncak The People’s Choice 2026 turut dihadiri oleh jajaran pengurus Realestat Indonesia (REI), Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), serta para pimpinan perusahaan properti nasional. Penyelenggaraan tahun ini didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai mitra utama dan Synergy Indonesia sebagai mitra pendukung. (aps)

