ProDaily, JAKARTA – Bisnis properti tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk membangun proyek fisik semata, tetapi juga memerlukan kualitas pemimpin yang mampu membaca peluang, mengelola risiko, dan menjaga keberlanjutan bisnis. Perspektif ini yang dibagikan PT Diamond Citra Propertindo Tbk (kode emiten;DADA) atau Diamondland Development kepada para peserta Program Mini MBA Real Estate Center for Strategic and Leadership (CSEL) Universitas Indonesia (UI).
Program CSEL UI merupakan pelatihan terapan yang berorientasi kepada kompetensi strategis dalam investasi dan pengembangan properti berbasis studi kasus aktual dan project visit langsung. Program ini membantu membangun keterampilan dan keahlian entrepreneur di era digital, yang esensial dalam future work.
Lembaga ini didirikan pada 2020 dengan semangat memfasilitasi pemuda dan profesional dalam mengasah keterampilan untuk menunjang kesuksesan.
Melalui kegiatan Sharing & Diskusi bertema “Entrepreneurship & Leadership dalam Industri Properti” yang berlangsung di Dave Apartment, Depok, Diamondland hadir memberikan pengalaman langsung mengenai dinamika industri properti dari sudut pandang praktisi dan perusahaan terbuka.
Kegiatan ini menjadi ruang interaktif bagi mahasiswa dan profesional muda untuk memahami bagaimana tantangan industri properti dijalankan di dunia nyata, mulai dari pengembangan proyek, strategi bisnis, hingga kepemimpinan perusahaan.
Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan, yang hadir sebagai pembicara utama menekankan bahwa industri properti membutuhkan pemimpin yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menciptakan nilai jangka panjang.
“Entrepreneurship di industri properti bukan hanya soal membangun aset, tetapi juga membangun kepercayaan, integritas, dan keberlanjutan bisnis,” ujar Bayu Setiawan dalam paparannya.
Menurutnya, perkembangan pasar yang semakin dinamis menuntut perusahaan properti untuk lebih adaptif terhadap perubahan regulasi, perilaku konsumen, hingga tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Dalam sesi diskusi yang dipandu Koordinator Kurikulum Mini MBA Real Estate CSEL UI, Kresna Satya Prameswara, para peserta aktif membahas berbagai isu aktual industri properti. Mulai dari strategi pengembangan proyek, pengelolaan tim di perusahaan terbuka, hingga tantangan emiten properti dalam menjaga pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Pengalaman Aplikatif
Sementara itu, Ketua Program Mini MBA Real Estate CSEL UI, Fithor Muhammad, menilai keterlibatan emiten DADA memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif bagi peserta. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai pola kepemimpinan dan pengambilan keputusan dalam industri properti modern.
“Kolaborasi dengan pelaku industri menjadi bagian penting untuk menciptakan SDM properti yang siap menghadapi tantangan bisnis ke depan,” kata Fithor.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara dunia akademik dan industri dalam mencetak talenta properti yang memiliki kompetensi strategis, kepemimpinan visioner, dan pemahaman pasar yang kuat.
Melalui kolaborasi tersebut, DADA menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia dan ekosistem industri realestat di Indonesia yang lebih berkelanjutan.
Karena itu, lanjut Bayu, pihaknya selalu menghadirkan banyak inovasi di setiap proyek yang dikembangkan kepada konsumen, terutama bagi kalangan anak muda.
Menurutnya, salah satu bentuk komitmen Diamondland dalam menghadirkan hunian solutif bagi generasi muda adalah dengan menyediakan rumah yang tidak hanya terjangkau secara harga, tetapi juga dirancang sesuai preferensi dan kebutuhan gaya hidup mereka.
“Ini merupakan komitmen dari kami agar konsumen bisa memilih mana desain layout yang memang pas untuk mereka. Ini bisa dikatakan sebagai salah satu strategi kami dari sisi marketing and sales yang berbeda dengan developer-developer lainnya,”pungkas Bayu. (aps)

