ProDaily, BOGOR – Pesona Kahuripan Group (PKG) membuktikan bahwa rumah subsidi berkualitas tetap menjadi primadona masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal itu ditunjukkan dengan suksesnya penjualan sebanyak 1.000 unit dalam sehari di proyek Pesona Kahuripan 12.
Perusahaan pengembang Pesona Kahuripan Group meluncurkan proyek teranyarnya, Pesona Kahuripan 12 di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Acara grand launching digelar di lokasi proyek tersebut di Cileungsi, Minggu (12/4).
Kegiatan grand launching bersamaan dengan digelarnya prosesi akad kredit massal bagi 400 debitur serta survei serentak 1.000 calon penghuni yang telah melakukan pemesanan unit (booking).
Direktur Utama Pesona Kahuripan Group, Angga Budi Kusuma, mengungkapkan dari total 1.500 unit rumah yang dipasarkan di proyek Pesona Kahuripan 12, saat ini tinggal tersedia sekitar 100 unit saja.
“Betul, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Hari ini kami tidak hanya meresmikan proyek, tapi juga langsung melakukan akad massal dan survei serentak. Ini menjadi bukti nyata bahwa permintaan terhadap hunian subsidi yang berkualitas tetap tinggi,” ungkapnya.

Angga mengaku yakin dalam waktu dekat, sebanyak 100 unit yang masih tersedia akan segera terjual.
Sebagai pengembang yang fokus pada hunian bersubsidi, Pesona Kahuripan Group berkomitmen penuh mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintahan Presiden Prabowo. Oleh karena itu, kata Angga, Pesona Kahuripan Group telah melakukan akselerasi sejak awal tahun.
“Dengan realisasi 1.000 unit pada hari ini, total penjualan kami di semester pertama 2026 sudah mendekati angka 4.000 unit. Ini sejalan dengan target tahunan kami,” jelasnya.
Menurut Angga, kunci sukses Pesona Kahuripan Group terletak pada strategi penyediaan fasilitas yang matang dan kualitas bangunan yang terbaik. Setiap proyek dibangun di lokasi strategis dekat kota yang sedang berkembang, tersedia fasilitas sosial seperti taman dan tempat ibadah yang lengkap, serta infrastruktur yang lebih dulu disiapkan sebelum rumah dibangun. Standar pengembangan tersebut, ungkapnya, cukup memikat konsumen.
Dia menegaskan ambisinya untuk membawa Pesona Kahuripan Group menjadi entitas nasional yang tidak hanya membangun rumah, tetapi juga menciptakan lapangan kerja secara masif.
“Harapan kami, Pesona Kahuripan terus mengepakkan sayap, menjaga kualitas, serta menjadi perusahaan nasional yang memberi kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia,” tegas Angga.
Apresiasi Stakeholder
Kiprah Pesona Kahuripan Group mendapat apresiasi dari para pemangku kepentingan (stakeholder) sektor perumahan.
Direktur Konsumer Bank Tabungan Negara (BTN), Hirwandi Gafar memuji inisiatif Pesona Kahuripan Group yang mampu menggerakkan pasar secara masif, sekaligus membantu pemerintah memetakan kebutuhan hunian masyarakat.
“Harapan kami kontribusi ini bisa mengakselerasi program nyata pemerintah dalam melakukan survei kepada seluruh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, kita tahu persis berapa besar minat miliki rumah dan kawasan mana saja yang mereka inginkan,” tutur Hirwandi.
Tak hanya soal kuantitas, Hirwandi juga memuji standar kualitas bangunan yang dijaga oleh Pesona Kahuripan Group, terutama dalam aspek ketahanan gempa dan estetika lingkungan.
“Kalau saya lihat dari proyek Pesona Kahuripan 1 hingga 17, mereka sangat memperhatikan kualitas bangunan, kekuatan struktur, hingga fasad dan sarana prasarana lingkungan. Ini sangat penting mengingat kondisi geografis kita yang rawan gempa,” kata Hirwandi.
Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap rumah subsidi terlihat dari 1.000 calon peserta yang mengikuti kegiatan survei. Dia mengatakan kolaborasi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam mengatasi ketimpangan antara sisi permintaan dan pasokan.
“Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis target 350.000 unit rumah subsidi secara nasional dapat tercapai,” ujarnya.
BP Tapera juga menyoroti akses terhadap kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi yang semakin inklusif. Tidak hanya bagi masyarakat dengan penghasilan tetap (fixed income), tetapi juga mulai menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk pekerja informal seperti asisten rumah tangga.
BP Tapera juga memberikan apresiasi terhadap kualitas konstruksi Pesona Kahuripan yang dinilai konsisten dan berkembang pesat, terbukti dengan hadirnya hingga 17 kawasan perumahan dalam satu pengembangan. (aps)

