ProDaily, JAKARTA – Bank Syariah Nasional (BSN) dan Asosiasi Properti Syariah Indonesia (APSI) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pengembangan ekosistem properti syariah di Indonesia, khususnya dalam pembiayaan properti syariah.
Penandatanganan kerja sama berlangsung di Menara BTN Harmoni, Jakarta, Selasa (17/3). MoU ditandatangani Alex Sofjan Noor, Direktur Utama BSN dan M. Abubakar selaku Ketua Umum APSI.
Kolaborasi BSN dan APSI ini menjadi langkah strategis dalam mengintegrasikan sektor keuangan syariah dengan sektor riil properti, sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pengembang dan masyarakat yang ingin memiliki hunian berbasis syariah.
Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen BSN dalam memperkuat pembiayaan sektor riil melalui sistem keuangan syariah. Menurutnya, kerja sama dengan APSI merupakan langkah strategis bagi BSN guna memperkuat pembiayaan di industri properti syariah.
“Kami melihat potensi pasar yang sangat besar di Indonesia, dan melalui kolaborasi ini BSN ingin menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih mudah diakses, kompetitif, serta sepenuhnya sesuai dengan prinsip syariah,” ujar Alex Sofjan Noor.
Dia menambahkan, BSN juga berkomitmen mendukung pengembang anggota APSI melalui berbagai skema pembiayaan, mulai dari pembiayaan konstruksi hingga fasilitas KPR syariah bagi masyarakat.
“Melalui sinergi BSN dan APSI ini, kami berharap semakin banyak keluarga Indonesia yang dapat memiliki hunian dengan skema pembiayaan yang transparan, adil, serta memberikan ketenangan secara finansial maupun spiritual,” tambahnya.
Ketua Umum APSI, M. Abubakar mengatakan kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pengembangan properti syariah di Indonesia. Pihaknya menyambut baik kerja sama ini karena memberikan dukungan nyata bagi para pengembang anggota APSI, baik dalam aspek pembiayaan proyek maupun akses pembiayaan rumah bagi konsumen.
“Dengan dukungan perbankan syariah yang kuat, pengembangan properti syariah di Indonesia dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Ditambahkan, Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar dalam pengembangan properti syariah, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup halal, termasuk dalam kepemilikan rumah tanpa riba.
“Kami optimistis kolaborasi antara BSN dan APSI akan mempercepat pertumbuhan industri properti syariah nasional sekaligus memberikan pilihan hunian yang aman, legal, dan sesuai dengan prinsip syariah bagi masyarakat,” pungkas M. Abubakar.

Kerja sama BSN dan APSI dilatarbelakangi kesamaan visi kedua pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah nasional, khususnya di sektor perumahan.
Literasi masyarakat mengenai perbankan dan properti syariah dinilai masih perlu ditingkatkan agar masyarakat memahami bahwa sistem syariah bukan sekadar perbedaan istilah, tetapi menghadirkan pendekatan transaksi yang lebih substantif dan berkeadilan.
Program Kolaboratif
Sebagai bank umum syariah yang resmi beroperasi secara mandiri sejak Desember 2025 setelah proses spin-off, BSN memiliki komitmen untuk menjadi mitra utama keuangan keluarga Indonesia. Sementara APSI, sebagai wadah pengembang properti syariah, hadir menjadi mitra strategis dalam memperluas penetrasi pasar hunian berbasis syariah.
Dalam kerja sama ini, BSN akan menyediakan berbagai layanan pembiayaan bagi anggota APSI, mulai dari pembiayaan proyek hingga fasilitas kepemilikan rumah bagi masyarakat. Beberapa layanan utama yang disiapkan antara lain BSN Yasa Griya untuk pembiayaan konstruksi proyek properti, BSN Pemilikan Lahan untuk pembebasan lahan, BSN Modal Kerja untuk operasional pengembang. BSN KPR Sejahtera (subsidi), dan BSN Pemilikan Rumah (non-subsidi)
Selain itu, kerja sama ini juga mencakup layanan transaksi perbankan seperti payroll, virtual account, QRIS, dan integrasi sistem cash management bagi perusahaan anggota APSI.
Dengan skema tersebut, masyarakat dapat mengakses pembiayaan rumah syariah dengan proses lebih cepat, margin kompetitif, serta tenor hingga 30 tahun.
Selain pembiayaan, BSN dan APSI menyiapkan pula berbagai program bersama untuk memperkuat ekosistem properti syariah nasional. Program tersebut meliputi pembentukan APSI HUB, platform terintegrasi yang menghubungkan pengembang, pemasok material, konsumen, dan lembaga keuangan dalam satu ekosistem properti syariah.
BSN dan APSI juga akan menggelar roadshow edukasi dan workshop literasi syariah di berbagai daerah, serta menyelenggarakan Properti Syariah Expo yang menampilkan proyek-proyek unggulan dari anggota APSI. (aps)

