ProDaily, JAKARTA – Anugerah Forwapera 2026 yang diselenggarakan Kamis (5/2), memberikan penghargaan kepada Indra Utama selaku CEO Journalist Media Network (JMN) sebagai Tokoh Penggerak Media Perumahan, Kompetensi Profesi Properti, dan Pemberdayaan Desa.
Komisaris Independen PT Waskita Beton Precast Tbk ini diapresiasi karena aktif dalam mendorong kemajuan sektor perumahan nasional yang berpihak pada masyarakat, khususnya di wilayah desa dan daerah berkembang.
Dalam ajang tersebut, Indra menerima penghargaan bersama tokoh inspiratif populer lainnya antara lain Hashim S. Djojohadikusumo, Agus Harimurti Yudhoyono, Maruarar Sirait, Fahri Hamzah, Suharso Monoarfa, Panangian Simanungkalit, Nixon L.P. Napitupulu, dan Angga Budi Kusuma.
Indra sendiri sudah malang melintang dalam penerbitan media industri properti sejak puluhan tahun silam. Pria kelahiran Curup, Bengkulu, 8 Februari 1966 ini telah mengabdikan lebih dari tiga dekade untuk memperkuat ekosistem informasi, kompetensi, dan pemberdayaan komunitas dalam pembangunan nasional.
Dia menghabiskan waktu kecilnya di Bengkulu dan menyelesaikan pendidikan sampai sekolah menengah atas, serta menyelesaikan hingga kelas 3 di Jakarta. Setelah itu, Indra melanjutkan pendidikan di Fakultas Teknik Sipil Universitas Pancasila. Dilanjutkan meraih gelar Magister Perencanaan Wilayah & Kota (M.PWK) dari Universitas Tarumanagara, di mana dia lulus dengan prestasi sebagai lulusan terbaik akademik dan non-akademik.
Sebagai jurnalis sekaligus pengusaha media, Indra Utama dikenal luas sebagai tokoh yang memadukan jurnalisme berkualitas, kedalaman analisis, dan keberpihakan pada kepentingan publik di sektor properti dan perumahan.
Dalam perjalanan karirnya, Indra pernah mendirikan dan mengelola sejumlah media properti, antara lain Majalah PropertyGuide, Bisnis Properti, dan Transaksi Properti. Dia juga memiliki pengalaman penting bekerja sama dengan Tempo Grup dalam menerbitkan Suplemen Properti Koridor, serta pernah menjabat sebagai Redaktur di Majalah Properti Indonesia.
Pengalaman panjang tersebut memperkuat posisinya sebagai figur sentral dalam jurnalisme properti nasional. Kiprah ini kemudian berlanjut ketika ia mendirikan dan memimpin Journalist Media Network (JMN), jaringan media spesialis properti, perbankan, dan pembangunan yang menerbitkan media Majalah Property&Bank dan Majalah myHome.
Kompetensi Profesi Properti
Indra Utama dikenal sebagai pelopor pengembangan kompetensi profesional di bidang realestat. Dia mendirikan Lembaga Sertifikasi Profesi Agen Real Estat Andalan (LSP AREA) Indonesia, sebuah lembaga yang disertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) untuk menguji dan mengakreditasi kompetensi para agen properti di Indonesia.
Melalui lembaga ini, dia berkontribusi dalam memperkuat standar profesionalisme agen properti — suatu langkah penting dalam menciptakan industri properti yang sehat, transparan, dan beretika.
Selain kiprah di dunia media dan properti, Indra Utama juga dikenal sebagai Penggerak Pemberdayaan Desa Nasional. Ia menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS INDONESIA) periode 2025–2031, di mana ia konsisten mendorong peran strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sebagai pilar utama dalam pembangunan desa.
Dalam kapasitas ini, Indra aktif memfasilitasi pelatihan, sinergi kebijakan, serta kolaborasi antara lembaga desa, pemerintah pusat, dan sektor swasta untuk memperkuat kapasitas institusi desa, baik dalam tata kelola, perencanaan pembangunan, maupun kontrol sosial terhadap penggunaan dana desa.
Atas kontribusinya yang luar biasa di persimpangan media, kompetensi profesional, dan pemberdayaan masyarakat desa, penghargaan yang diraihnya dari Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) sebagai Tokoh Penggerak Media Perumahan, Kompetensi Profesi Properti, dan Pemberdayaan Desa, memperkuat pengakuan atas perannya dalam mendorong literasi dan kualitas informasi media properti, memperkuat standar profesi di sektor realestat, dan menginisiasi gerakan pemberdayaan desa melalui ABPEDNAS. (aps)

