ProDaily, JAKARTA – Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia atau REI merayakan hari ulang tahun yang ke-54 dengan menggelar syukuran dan pemotongan tumpeng yang diikuti 38 dewan pengurus daerah (DPD) se-Indonesia secara hybrid yang dipusatkan di Kantor DPP REI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Ketua Umum REI, Joko Suranto menyampaikan rasa gembira dan terharu karena asosiasi perusahaan properti tertua di Indonesia itu telah mencapai usia ke-54, sekaligus memperlihatkan keteguhan dan soliditasnya sebagai sebuah organisasi besar sehingga mampu terus berkiprah untuk negara.
“Hari ini kami berulang tahun yang ke-54. Hari ini juga menjadi momentum tepat bagi kita semua untuk bekerja lebih baik dan berkontribusi lebih besar lagi bagi negara ini terutama dalam penyediaan hunian bagi masyarakat dan pembangunan kota-kota,” ungkap Joko Suranto yang merayakan HUT REI ke-54 di Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
CEO Buana Kassiti Group itu berada di provinsi tersebut untuk meresmikan dan mengukuhkan kepengurusan DPD REI Papua Barat Daya sebagai DPD ke-38. Saat prosesi pemotongan tumpeng ikut mendampingi Ketua Umum REI, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu beserta jajaran Forkopimda provinsi hasil pemekaran dari Provinsi Papua Barat tersebut.
Ulang tahun REI ke-54 mengusung tema “Membangun Kebersamaan & Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti”.
REI berdiri pada tanggal 11 Februari 1972 di Jakarta. Begawan properti Indonesia, Ir. Ciputra merupakan Ketua Umum REI yang pertama. Dengan anggota awal sebanyak 9 perusahaan properti yang mayoritas merupakan perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Organisasi yang mewadahi para pengusaha properti ini diresmikan dan dikukuhkan oleh Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta ketika itu.
Joko Suranto menyebutkan, saat ini REI adalah asosiasi pengembang dengan kontribusi pembangunan rumah paling besar di Tanah Air. Secara nasional, kontribusi pembangunan rumah oleh anggota REI mencapai 58%, sementara untuk rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kontribusinya mencapai 46%. Sebagai kontributor pembangunan terbesar, ungkapnya, REI menjadi tulang punggung bagi penyediaan hunian di Tanah Air.
Seiring perjalanan waktu, jelas Joko Suranto, industri properti termasuk organisasi REI telah membuktikan ketangguhan melewati tiga kali “badai besar” yang sangat luar biasa.
Pertama, saat krisis moneter (krismon) tahun 1998 yang menyebabkan hampir 50% pengembang mengalami restrukturisasi utang di perbankan dan banyak proyek properti terhenti. Kedua, saat krisis finansial global pada 2008 akibat subprime mortgage di Amerika Serikat yang kemudian berimbas kepada perekonomian sejumlah negara termasuk Indonesia. Yang terakhir, tahun 2019 terjadi lagi “goncangan” akibat pandemi Covid-19 selama hampir tiga tahun yang membuat perekonomian Indonesia terganggu.
“Tetapi waktu membuktikan industri properti termasuk perumahan mampu bertahan dan bangkit kembali. Kini di bawah Presiden Prabowo yang memiliki kepedulian besar terhadap sektor perumahan, tentunya kita semakin optimis untuk bangkit dan pulih melewati berbagai tantangan yang ada,” tegas Joko Suranto.
Diakuinya, Indonesia beruntung mempunyai Presiden Prabowo Subianto karena sangat cermat untuk menggunakan instrumen perumahan sebagai cara untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memerangi kemiskinan dan menekan stunting.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu mengaku tersanjung karena Ketua Umum DPP REI memilih berada di daerahnya saat merayakan syukuran HUT REI ke-54, usai pengukuhan kepengurusan DPD REI Papua Barat Daya. Menurutnya, kehadiran DPP REI dan keberadaan DPD REI Papua Barat Daya semakin memperkuat koordinasi pembangunan rumah bagi MBR di provinsi baru tersebut pada masa mendatang.
“Kami beruntung sekali, karena keberadaan DPD REI di Papua Barat Daya diharapkan bisa menjadi langkah awal bagi kami untuk berbenah diri dalam penyediaan rumah untuk MBR,” ujarnya.
Lomba Tumpeng
Sekretaris Jenderal DPP REI, Raymond Ardan Arfandy yang bersama para pengurus dan senior REI merayakan ulang tahun di Kantor DPP REI di Jakarta menyampaikan terimakasih atas kerja keras pengurus dan anggota yang terus menjaga komunikasi dan koordinasi dengan para stakeholder dan mitra kerja.
“Selain itu, mari kita terus menjaga kebersamaan dan solidaritas sesuai dengan tema HUT REI pada tahun ini,” ajaknya.
Perayaan HUT REI tahun 2026 juga dimeriahkan dengan Lomba Tumpeng. Pemenang tumpeng terbaik diraih DPD REI Bengkulu (Juara 1), DPD REI Kalimantan Barat (Juara 2) dan DPD REI Banten sebagai Juara 3. (aps)

