ProDaily, JAKARTA – PT Al Qilaa International Indonesia, bagian dari Al Qilaa Global Group asal Qatar, resmi meluncurkan penjualan perdana hunian vertikal di kawasan Kampung Bandan, Jakarta. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendukung Program 3 Juta Rumah yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto, sekaligus tindak lanjut dari proyek investasi pembangunan satu juta unit hunian vertikal yang telah dicanangkan sebelumnya.
Pada acara sosialisasi dan peluncuran yang berlangsung Kamis (15/1), PT Al Qilaa International Indonesia memperkenalkan dua tipe unit perdana dengan luas 25 m² dan 36 m², masing-masing bertipe 1 dan 2 kamar tidur, dengan harga mulai dari Rp360 juta. Proses Nomor Urut Pemesanan (NUP) telah dibuka untuk masyarakat yang berminat, sementara fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) akan difasilitasi oleh BTN.
Acara sosialisasi dan peluncuran berlangsung di kantor BTN, yang melambangkan komitmen bersama untuk menghadirkan hunian terjangkau, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat perkotaan.
Hunian vertikal ini akan menghadirkan smart towers, yang mengintegrasikan konsep hunian modern dengan fasilitas pendukung seperti sekolah, taman bermain, masjid, ruang komunal, serta sistem hunian pintar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu menyebutkan BTN sangat mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, investor global, dan para mitra strategis dalam pengembangan hunian vertikal Kampung Bandan.
“Inisiatif ini sejalan dengan komitmen BTN sebagai bank yang fokus pada pembiayaan perumahan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau, khususnya di kawasan perkotaan,” tegasnya.

Ketua Satgas Perumahan, Hashim S. Djojohadikusumo menyatakan Program 3 Juta Rumah merupakan salah satu komitmen utama Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.
“Peluncuran hunian vertikal di Kampung Bandan ini menjadi langkah nyata menuju tercapainya visi tersebut,” kara Hashim.
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah menyebutkan dengan dukungan investasi global dan kolaborasi nasional, pemerintah tidak hanya menyediakan perumahan, tetapi juga membangun komunitas inklusif dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Ditambahkan, prakarsa ini mencerminkan tekad pemerintah untuk memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. Kolaborasi antara Al Qilaa, BTN, dan Danantara juga menunjukkan bagaimana investasi global dan institusi nasional dapat bergandengan tangan untuk mempercepat pencapaian Program 3 Juta Rumah.
“Bersama-sama, kita sedang meletakkan fondasi bagi komunitas inklusif yang akan memperkuat kohesi sosial dan meningkatkan kualitas hidup bagi generasi mendatang,” ujar Wamen Fahri Hamzah.
Komitmen Serius
HE Sheikh Abdulaziz Al Thani, Chairman Al Qilaa Global Group, menegaskan peluncuran ini mencerminkan komitmen serius pihaknya dalam mendukung penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan Program 3 Juta Rumah Presiden Prabowo. Hunian ini, ungkapnya, bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian dari ekosistem hunian berkelanjutan yang mendukung kehidupan komunitas.
“Kami percaya proyek ini akan menjadi simbol persahabatan erat antara Qatar dan Indonesia, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” sebutnya.
Untuk merealisasikan proyek ini, Al Qilaa membentuk konsorsium dengan mitra lokal dan internasional, termasuk Kementrian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BTN, serta Lembaga Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Adapun kontraktor proyek ini adalah Konsorsium China Communications Construction Company (CCCC) dan PT Risjadson Land dengan Epic Property sebagai Marketing Agency.
Peluncuran ini menandai langkah awal dari komitmen PT Al Qilaa International Indonesia untuk menghadirkan hunian berkualitas, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (aps)

