ProDaily, CILEUNGSI – Direktur Utama Pesona Kahuripan Group, Angga Budi Kusuma, inisiator program Ruang Belajar, berbagi ilmu dan pengalaman kepada para pengembang dan calon pengembang rumah subsidi bertempat di kantor Pesona Kahuripan Group, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dari tanggal 27-29 Desember 2025.
Gelombang pertama kegiatan Ruang Belajar ini berlangsung selama tiga hari empat malam, dan disambut antusiasme peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Angga Budi Kusuma mengatakan keinginan masyarakat untuk mengikuti Ruang Belajar sangat tinggi. Menurutnya, jumlah pendaftar mencapai ribuan orang, sementara lebih dari 2.000 orang lainnya menyatakan minat namun belum sempat mendaftar.
”Hal itu karena keterbatasan kapasitas tempat yang hanya dapat menampung sekitar 100 orang, sehingga di gelombang pertama ini kami batasi peserta hanya 145 orang,” ujar pria yang akrab disapa Kang Angga itu dalam keterangannya, Jumat (2/1).
Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Timika dan Biak (Papua), Manado, Makassar, Banjarmasin, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Palembang, Medan, serta daerah-daerah lainnya.
Dia menyebutkan, inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini berangkat dari niat untuk menunaikan janji berbagi ilmu kepada orang lain. Selain itu, program Ruang Belajar ini juga menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang pengembangan perumahan subsidi.
”Kegiatan ini terinspirasi dari perjalanan karir saya yang dimulai sebagai seorang office boy di perusahaan ini. Dari pengalaman panjang tersebut, saya memahami bahwa pada dasarnya setiap orang memiliki hak dan peluang yang sama untuk meraih kesuksesan dan kesejahteraan. Namun tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama,” ungkap Kang Angga.
Oleh karena itu, melalui kegiatan Ruang Belajar dia berharap dapat membuka ruang dan menghadirkan kesempatan agar lebih banyak orang dapat mengambil peluang tersebut serta melahirkan banyak pengusaha yang tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi, tetapi juga memiliki komitmen untuk memberi manfaat bagi masyarakat luas.
”Para peserta diharapkan mampu menghadirkan produk perumahan yang berkualitas sekaligus mencetak lebih banyak pengusaha di sektor rumah subsidi di Indonesia,” imbuhnya.
Sebagai bentuk dukungan penuh kepada peserta, Angga juga menyediakan fasilitas penginapan gratis selama empat malam di sekitar kawasan Cileungsi. Sebanyak 50 kamar hotel disiapkan, lengkap dengan fasilitas transportasi, konsumsi, serta kebutuhan pendukung lainnya tanpa dipungut biaya.
Pemateri Berkompeten
Selain Angga Budi Kusuma sebagai pemateri utama, kegiatan Ruang Belajar juga menghadirkan sejumlah pemateri nasional yang kompeten di bidang perumahan dan properti. Diantaranya Tenaga Ahli Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Endang Kawijaya, Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati, Direktur Utama Citra Karawang Megah Deddy Indrasetiawan, Direktur Utama PT Kawah Anugerah Properti Mohammad Ridwan, Direktur Utama PT Infiniti Triniti Jaya Samuel Huang, perwakilan Bank BTN, serta sejumlah pemateri lainnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan agenda puncak berupa penyerahan sertifikat kepada peserta yang hadir secara luring serta para tamu undangan. Malam puncak tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, khususnya dari sektor perumahan nasional.
Beberapa di antaranya adalah Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer Banking Bank BTN Hirwandi Ghafar, Inspektur Jenderal Kementerian PKP Heri Jerman, serta tokoh-tokoh lainnya yang menyatakan dukungan penuh terhadap program akademik Ruang Belajar.
Suasana kegiatan Ruang Belajar semakin khidmat ketika Edo Kondologit, yang juga merupakan peserta menyempatkan diri menyanyikan lagu “Di Bawah Tiang Bendera”.
Sejumlah tokoh menyampaikan harapan agar program Ruang Belajar dapat terus berlanjut. Pasalnya, program ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung dan mempercepat realisasi Program 3 Juta Rumah sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan.
“Harapan saya kegiatan Ruang Belajar ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak peserta di berbagai daerah pada tahap-tahap berikutnya,” harap Heru Pudyo Nugroho, Komisioner BP Tapera. (aps)

