ProDaily, BOGOR – Synthesis Development menegaskan kembali komitmen untuk menghadirkan hunian berkualitas melalui pelaksanaan ground breaking Cluster Nala dan peresmian ikon kawasan di Anandaya Home Resort, Sabtu (14/2). Acara ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan proyek terbaru Synthesis Development yang mengusung konsep hunian bernuansa resort tersebut.
Cluster Nala merupakan klaster pertama di Anandaya dengan pemandangan gunung dan danau sehingga menghadirkan pengalaman tinggal yang menyatu dengan alam tanpa mengesampingkan kenyamanan modern.
Sementara itu, peresmian ikon kawasan Anandaya Home Resort dirancang sebagai representasi standar keamanan dan estetika kawasan hunian berkelas premium. Ikon kawasan yang berada di gerbang utama dibangun tanpa mengesampingkan elemen arsitektural seperti patung berbentuk pohon, yang menjadi simbol bahwa kawasan dan penghuni akan bertumbuh bersama-sama.
Patung berbentuk pohon tersebut memiliki 3 unsur masing-masing mempunyai makna. Pertama, pohon yang bermakna konektivitas, stabilitas, bertumbuh. Kedua, akar yang melambangkan kekuatan. Ketiga, daun yang melambangkan adaptif dan keselarasan pengembang dengan perkembangan teknologi. Pohon tersebut dikelilingi oleh sekelompok burung merpati yang melambangkan rumah adalah tempat kita kembali setelah usai menyelesaikan aktivitas sehari-hari.
COO Synthesis Development, Aldo Daniel, menyampaikan bahwa groundbreaking ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata perusahaan dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian yang sehat, nyaman, dan bernilai investasi jangka panjang.
“Melalui pembangunan main gate dan Cluster Nala ini kami ingin menghadirkan kawasan hunian resort yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga fungsional dan berkelanjutan,” ungkap Aldo.
Anandaya Home Resort dirancang sebagai tempat tinggal sekaligus ruang hidup yang memberi kualitas hidup lebih baik bagi para penghuni. Menurutnya, Anandaya Home Resort dikembangkan dengan konsep terpadu yang memadukan hunian, fasilitas pendukung, serta lingkungan hijau yang asri. Proyek ini juga menjadi bagian dari strategi Synthesis Development dalam menghadirkan portofolio hunian yang relevan dengan kebutuhan pasar saat ini, mulai dari end user hingga investor.
Dalam rangkaian acara groundbreaking, Synthesis Development juga memperkenalkan berbagai program penawaran menarik bagi konsumen, di antaranya gratis PPN 100% serta target siap huni pada tahun 2026.
Acara ini diselenggarakan di Marketing Gallery Anandaya Home Resort dan dihadiri oleh manajemen Synthesis Development, mitra strategis, agen properti, dan tamu undangan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan optimisme terhadap pertumbuhan sektor properti hunian, khususnya di kawasan penyangga Jakarta.
Kualitas Hidup
Berlokasi di Serpong Selatan, Anandaya Home Resort menawarkan pengalaman tinggal yang menenangkan dengan panorama pegunungan, danau, udara yang lebih bersih, serta lingkungan bebas banjir. Konsep hunian resort ini dikembangkan untuk menghadirkan kenyamanan hidup berkelas, sekaligus menjadi ruang pulang yang memberikan ketenangan di tengah dinamika kawasan penyangga Jakarta.
Anandaya Home Resort menghadirkan beragam pilihan tipe hunian yang dirancang untuk menjawab kebutuhan berbagai segmen pasar, mulai dari tipe Arka (LT 60m² LB 28m²), Bima (LT 60m² LB 34m²), Cakra (LT 72m² LB 43m²), hingga Devara (LT 60m² LB 58m²). Dengan variasi ukuran yang fleksibel, setiap unit dirancang dengan memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta tata ruang yang fungsional dan elegan.
Untuk mendukung kualitas hidup penghuni, kawasan ini dilengkapi green area seluas sekitar 2.500m² serta 8 taman tematik, yaitu Taman Skate, Taman Yoga, Taman Baca, Taman BBQ, Taman Air, Taman Piknik, Taman Olahraga (Lapangan Basket), dan Taman Bermain Anak (Children Playground).
Selain itu, tersedia pula clubhouse premium dengan fasilitas lengkap seperti kolam renang, gym, function room, dan indoor children playground yang dirancang sebagai pusat aktivitas dan interaksi komunitas.
Anandaya Home Resort memiliki konektivitas strategis, hanya 10 menit menuju Stasiun KRL Jatake dan Parung Panjang, sekitar 15 menit ke Gerbang Tol Legok (Tol Serpong – Balaraja), serta dapat menjangkau Jakarta dalam waktu sekitar 25 menit melalui KRL. Kawasan ini akan semakin berkembang dengan rencana future development tol JORR 3, serta area pengembangan hingga sekitar 80 hektar, yang memperkuat potensi nilai investasi jangka panjang.
Sebagai bentuk kemudahan bagi konsumen, Synthesis Development menghadirkan program pembiayaan menarik dengan cicilan mulai dari Rp2 jutaan per bulan, sehingga memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk memiliki hunian resort berkualitas di kawasan yang terus berkembang. (aps)

