ProDaily, JAKARTA – Panangian Simanungkalit, nama ini telah lama dan cukup melegenda dalam industri properti nasional. Alumnus Fakultas Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta angkatan 1986 ini bahkan sering disebut sebagai “filsuf properti”, bahkan tak berlebihan jika ada yang menyebutnya sebagai maestro pakar atau maha guru di sektor properti dan perumahan.
Lahir di Tarutung, Sumatera Utara, pada 5 Januari 1960, Panangian—atau akrab disapa Bang Ian—telah malang melintang di industri properti Tanah Air selama 30-an tahun. Pengalaman panjang itulah yang membuat analisis dan prediksinya terkait pasar properti dikenal tajam, terukur, dan jarang meleset. Kedekatannya dengan kalangan jurnalis juga menjadikan gagasan-gagasannya lebih mudah dipahami, relevan dan langsung mengena pada inti masalahnya.
Dari sisi akademik, Panangian memiliki rekam jejak pendidikan yang mumpuni. Dia menyelesaikan studi Property Valuation & Management di University of Technology Malaysia (UTM) pada 1996, kemudian melanjutkan program PhD di universitas yang sama pada 1997, meski tidak dia selesaikan akibat krisis moneter. Gelar doktor diraihnya dari STT “IKAT” Jakarta pada Juli 2008.
Kontribusinya pada dunia properti tak hanya melalui pemikiran dan kebijakan, tetapi juga pendidikan dan media. Pada 1998, Bang Ian mendirikan Panangian School of Property (PSP) yang diresmikan Menteri Perumahan Rakyat saat itu, Dr. Ir. Akbar Tandjung. Dia juga menerbitkan Tabloid Transaksi Properti (2003) Majalah Bisnis Properti (2004) dan Majalah Bisnis Bank (2006).
Dalam ranah kebijakan, Panangian dipercaya BPPN sebagai advisor restrukturisasi kredit sektor properti pada 2000–2004. Sejak 2004, mengemban amanah sebagai Staf Ahli Kementerian Negara Perumahan Rakyat. Sementara pada tahun 2003, atas dedikasinya, organisasi pengembang nasional Realestat Indonesia (REI) menganugerahkan “Peniti Emas” kepada Panangian Simanungkalit pada peringatan HUT ke-32 REI di Bali.
Kini, Panangian merupakan Komisaris Independen Bank Tabungan Negara (BTN) dan anggota Satgas Perumahan di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pemikirannya tetap dibutuhkan oleh industri maupun pemerintah.
Atas dedikasi dan kontribusi panjangnya tersebut terutama sebagai sumber berita bagi media massa, Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) menganugerahkan penghargaan “Pakar Perumahan Paling Inspiratif 2026” kepadanya pada ajang Anugerah Forwapera 2026 di Jakarta, Kamis (5/2) lalu.
Konsistensi dan Integritas
Ketua Forwapera, Erfendi Eka Putra, menegaskan penghargaan ini sangat layak diberikan. “Ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kolaborasi luar biasa Panangian Simanungkalit bagi industri properti dan industri perumahan nasional,” ujarnya.
Penghargaan tersebut juga menjadi penegasan bahwa konsistensi, integritas, dan pemikiran jernih Panangian Simanungkalit terus memberi arah bagi pembangunan perumahan Indonesia. (aps)

